CINTA TANPA KATA PART 11 : RANIA MUNDUR
Tidak ada komentar
Rania tidak bisa tidur. Hari ini benar-benar aneh bin ajaib. Kenapa di saat dirinya bermaksud untuk menyerah, menjauh mundur dari…
CINTA TANPA KATA PART 10 : MAAF
Rindu? Apa itu rindu? “Aufar, ada apa ini? Kenapa tiba-tiba ke sekolahku, menemuiku dan kemudian pergi tanpa mengatakan apapun? Tunggu,…
CINTA TANPA KATA PART 9 : RINDU
Aufar berjalan melewati gerbang sekolahnya, menahan keinginan untuk sekedar menoleh ke kanan atau ke kiri. Atau sejujurnya, menoleh ke belakang.…
CINTA TANPA KATA PART 8 : MALU
Rania membolak-balik buku yang dibacanya, pandangannya menerawang. Biasanya dia selalu bisa tenggelam dalam kisah-kisah romantis buku favoritnya. Tapi untuk kali…
CINTA TANPA KATA PART 7 : KOSONG
Aufar memandang ruang kelasnya yang sudah masih agak ramai. Hari ini hari terakhir latihan ujian, teman-temannya banyak yang tidak langsung…
CINTA TANPA KATA PART 6
Aufar melongok, memeriksa dengan hati-hati keadaan dari arah samping gerbang sekolahnya. Beberapa hari ini dia merasa dikuntit oleh Rania. Baru…










