What a Day

There’s no bad day, but i do feel bad today

First, my oldest boy is sick. Cukup satu skop es krim atau segelas es teh dan boomm! Batuk merajalela.

Saya kasihan dan kesal. Kesal karena harus mempersiapkan diri menghadapi efek pingpong. Kalau satu anak sudah sakit, tinggal nunggu merembet ke anak yang lain saja.

Second, finnally i can feel what everyone said about writers block. It is real. Aslinya udah nulis berkali-kali tentang reportase meet up blogger muslimah kemarin. Tapi tulisannya nggak berasa, hambar. Nulis, hapus, nulis,hapus, begitu terus nggak ada kemajuan. Iseng-iseng curhat di grup ternyata boleh ditulis pake gaya curhat *tepokjidat

Third, my laptop is broken. Setelah menulis beberapa hal di buku catatan, setelah mendengarkan rekaman berulang-ulang, setelah menata kata-kata di dalam pikiran.

Rasanya pengen menjerit histeris ketika buka laptop, permukaannya basah dan keyboardnya hang.

Ya Allah, apakah ini ujian untuk hambaMu yang lupa waktu ini? Padahal deadline sudah sangat dekat.

Fourth, untuk kesekian kalinya dalam minggu ini pasangan jiwa datang terlambat. Udah gitu pas pulang langsung ceramah tentang perawatan laptop.

Rasanya pengen banget makan martabak dua kardus terus lari-lari dibawah hujan saking keselnya.

Kenapa tidak ada satupun yang mau bekerja sama hari ini? Aarrggghhh, pusiiiingg *dengan gaya ala peggy melati sukma*

Hatiku, please yang kuat ya hatiku..*pukpuk diri sendiri*

2 Comments
  1. February 17, 2018
  2. February 17, 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *