UMBUL PONGGOK, WISATA AIR TERHITS DI KLATEN

Kalau kalian pengen escape  ke suatu tempat yang praktis, ekonomis dan romantis, maka kalian wajib banget untuk mengunjungi Umbul Ponggok. Paket lengkap banget di sana itu, dijamin puas was was waaaass!

.
– Madam A –

“Loh, Ajeng belum pernah ke Umbul Ponggok to?” tanya mama mertua dengan nada terkejut. Ketika itu kami sedang ngobrol via telepon tentang rencana saya ikut ke Klaten untuk menjenguk adik suami yang sedang mondok di sana. 

“Belum pernah ma, makannya nanti pas jenguk Faaiq kita mampir main-main ke sana ya? Ya mah ya? Ya?Ya?” pinta saya penuh harap. Iya, beberapa bulan sebelumnya, saya cuma bisa mimbik-mimbik melihat foto-foto yang dikirim mamer saat beliau main ke sana. Sebagai menantu kesayangan, tentu saja saya iri, wkwk. 

Maklum, namanya juga tinggal di tempat berbeda. Saya di Tangerang Selatan dan Mamer di Jogja. Belum lagi kesempatan saya untuk pulang semakin sedikit karena mudik bawa anak tiga bijik itu kayak bedol desa.  Itulah kenapa saya ingin agar setiap pulang mudik, waktu yang ada bisa dimanfaatkan secara maksimal.

Selfie sama mama mertua di tengah perjalanan.

“Yaudah, tapi nanti pagi-pagi sudah harus siap loh ya.” kata mamer yang mengiyakan permintaan saya. Yes! Saya langsung lompat-lompat bahagia sambil mengucapkan terima kasih dan kiss kiss jauh sama beliau. Hasyiikk, Umbul Ponggok, Madam dataaangg!!!

Tentang Umbul Ponggok

Sebelum menjadi tempat wisata yang highly recommended, Umbul Ponggok adalah sebuah mata air alami yang berbentuk kolam. Ada yang bilang kalau kolam tersebut sudah ada bahkan sejak jaman penjajahan Belanda. Kondisi airnya tampak jernih dan bersih walaupun banyak ikan tawar yang hidup di dalamnya. Mungkin karena tempat itu bersih dari dosa, eh  maksudnya terus menerus dialiri air sih ya? Asli, saya yang baru pertama kali melihat secara langsung hanya bisa menganga takjub.

Umbul Ponggok - ayunafamily.com
Bagian dalam Umbul Ponggok 

“Abah dan Amah enggak ikut berenang?” tanya saya yang sedang bersiap-siap nyemplung. Mereka berdua menggeleng “Airnya itu dingin banget loh Jeng,” jawab Abah memberi tahu. Saya hanya tersenyum kecil menanggapinya. Cuaca tampak cerah dan panas, bahkan matahari terasa mulai menyengat. Masak sih airnya dingin? kata saya dalam hati.

Baca juga : http://ayunafamily.com/kerennya-gundam-di-gunpla-expo-2018/

Dan byur! Begitu melompat masuk ke dalam saya langsung megap-megap. Kulit saya meremang menerima serbuan dingin yang menusuk-nusuk bagai jarum  tiba-tiba. Bulu-bulu di seluruh kulit saya meremang, masya Allah! Dinginnya enggak nanggung-nanggung!

Umbul Ponggok - ayunafamily.com
si abang menepi karena kedinginan

Oh iya, sebelum menceburkan diri saya dibekali plastik anti air khusus untuk ponsel. Katanya sih supaya kita tetap bisa eksis foto-foto di dalam air. Plastik ini harganya murah, cuma sepuluh ribuan tapi efektif mencegah air masuk saat kita berenang. Plastik ini banyak dijual di sana. 

Umbul Ponggok - ayunafamily.com
Plastik hapenya kakaaakkkk

Kolam kedua adalah kolam buatan dengan ketinggian setengah meter saja. Yap, kolam ini tidak begitu besar karena peruntukannya memang untuk anak-anak. Oh iya, selain itu ada juga arena bermain ala-ala Ninja Warrior. Untuk merasakan permainan ini cukup merogoh kocek tambahan Rp 10.000,00/orang. Tidak ada batas waktu ya, mau main sampe jam tutup juga boleh. Sebagai catatan, gunakan rompi pelampung saat bermain karena kmungkinan untuk terpeleset dan jatuh ketika eksplorasi tempat sangat besar. 

Fokus pada background foto yak, kelihatan kan plastik-plastik mainan ala ninja warriornya?
Arena permainan tampak dekat

Foto Dalam Air di Umbul Ponggok

Nah, barangkali masalah foto-foto yang soooooo instagramable inilah yang menjadi magnet utama Umbul Ponggok. Buktinya, saya tertarik banget untuk datang dan mencoba. Penasaran banget, kayak apa sih rasanya pemotretan di dalam air?

Penting untuk diketahui, hape pribadi ternyata tidak bisa digunakan untuk foto-foto di dalam air walau sudah memakai pengaman. Saya sudah membuktikan sendiri, tiap kali menyelam tombol captured pada kamera tidak mau berjalan. Salah satu trik yang bisa dilakukan adalah menggunakan fitur timer. Jadi, kita pasang timer selama kurang lebih sepuluh detik, menyelam dan hape otomatis mengambil gambar. Tapi sayang, dengan cara ini hasil fotonya tetap saja tidak bagus. 

Hasil foto dengan hape, enggak bagus kan ya?

Lah, terus harus gimana dong Madam? Kan sia-sia kalau sudah jauh-jauh ke sana tapi enggak ada dokumentasi kece yang bisa diperlihatkan? Tenang saudara-saudara, di sana juga tersedia layanan sewa kamera dan fotografernya sekalian. Kamera yang digunakan pun kamera jenis khusus yakni Go Pro. Di sini kita bisa memilih, mau sewa kamera tok atau sekalian yang motretin. Tapi lagi-lagi saya menyarankan untuk pakai fotografer dari sana sekalian saja.

Bagaimanapun, menyelam sambil foto-foto itu susah, susah banget! Hasilnya enggak akan maksimal, jadinya kan rugi waktu dan tenaga. Apalagi airnya dingin banget, hiii. Pengalaman Madam sih ya, Fotografer di sana ramah-ramah dan komunikatif. Mereka terbukti sangat membantu saat mengarahkan gaya dan ekspresi supaya hasilnya terbaiquee. Beberapa tips yang di sampaikan antara lain;

  1. Saat mengambil nafas sebelum menyelam gunakan pernafasan hidung, bukan mulut. Hal ini membuat kita mudah memasang ekspresi tersenyum yang natural. Kalau nafasnya pakai mulut, biasanya sih pipi otomatis akan melembung. Ini bahaya, terutama untuk kita-kita yang menolak terlihat chubby. 
  2. Berpegangan yang erat pada objek. Saya menggunakan objek besi yang berbentuk seperti sangkar burung. Di dalam air, dorongan untuk naik ke atas itu sangat kuat sehingga kita wajib mengerahkan tenaga untuk menggenggam si besi ini  dengan tangan ataupun kaki. 
  3. Kalau bisa, tidak memakai kacamata renang agar foto terlihat natural.

Biaya yang dibutuhkan untuk sewa kamera sangat terjangkau. Saya sendiri hanya merogoh kocek Rp 60.000,00 sudah termasuk fotografer. Kalau mau menggunakan objek lain seperti motor, kursi atau jet air yang tenggelam biayanya lebih mahal yakni Rp 100.000,00. Madam sendiri merasa puas sih karena hasilnya emang hmmmm, juarak! 

umbul ponggok - ayunafamily.com
Ya ampun poseku alaaayyyyy
Umbul Ponggok - ayunafamily.com
Alhamdulillah, bisa nyengir juga
Umbul Ponggok - ayunafamily.com
Dikelilingi ikan-ikan tawar

Fasilitas Lain di Umbul Ponggok

Saya betul-betul kagum loh saat melihat sendiri bagaimana lengkapnya fasilitas pendamping di Umbul Ponggok. Setiap warung memiliki beberapa kamar mandi yang bisa disewa dengan harga yang sangat terjangkau, Rp 2.000,00 saja. Sabun dan shampoo pun dijual lengkap. Kita juga bisa memesan makanan semacam pop mie, gorengan sampai bakmi dan nasi goreng dengan harga yang super-super terjangkau. Jauhlah kalau dibandingkan dengan harga ibukota.

Untuk fasilitas parkir, biasanya kita akan diarahkan ke halaman rumah-rumah penduduk di sekitar sana. Bisa dipahami sih, bagaimanapun jalanan di kawasan situ agak kecil sehingga kalau parkir di pinggir jalan pastinya akan mengganggu banget, bikin macet! Sudah cukup Jakarta aja yang macet, Klaten jangan 🙁

Nah, apakah Madam sudah berhasil menggoda kalian main-main ke  Umbul Ponggok ?

Alamat Lengkap Umbul Ponggok : Jalan Delanggu-Polanharjo, Dusun Jeblogan, Ponggok, Polanharjo, Kabupaten Klaten 57474

Buka : Setiap hari jam 08.00-16.00

Harga Tiket Masuk : Rp 15.000,00/orang

Umbul Ponggok - ayunafamily.com
umbul ponggok - ayunafamily.com
umbul ponggok - ayunafamily.com
Bayi ini enggak kedinginan bookk!!
(Visited 15 times, 1 visits today)

21 Replies to “UMBUL PONGGOK, WISATA AIR TERHITS DI KLATEN”

  1. Madaaamm, mama mertuanya cantik deh *eh 😂😂😂
    Madam juga cantik banget deh.

    Kapan hari liat fotonya bikin mupeng, baca ini makin mupeng hiks.
    Pengen juga deh foto2 (foto2 aja) 😂😂😂

    Meski gak bisa renang hahaha

    Lumayan terjangkau pula ya masuknya

  2. ya ampun Madam… kusuka nih main2 air kayak gini, beberapa waktu lalu sempet heits kan ya foto underwater kek gini.. kupikir aku doang yg hp nya suka erorr kalau buat foto di air, ternyata sama ya hahaha.. ku juga gitu sih pakai timer baru bisa 😀

  3. Aku udah tau lama wisata ini tapi belum pernah kesini secara aku ga bs berenang, haha. Perih ga sih kak matanya kebuka di air? Duhhhh cetek bgt ilmu renangnya akuuu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *