Ujian

Mudah untuk mengatakan “aku beriman” ketika kapal sedang berlayar dengan tenang.

Lalu satu persatu angin itu datang, menciptakan gelombang yang menghantam kapal, membuatnya bergoyang. Terombang-ambing di tengah lautan.

Lalu awan menggelap, petir mengeluarkan gelegar terbaiknya. Menambah suasana makin mencekam.

Saya tak tahu kenapa pikiran itu terlintas begitu saja di kepala ini. Ketika muncul perasaan kesal dan benci pada Tuhan.

Kenapa harus aku?

Kenapa selalu aku?

Kapan putaran ini akan berhenti dan hidupku damai kembali? Kapan?

Lalu saya teringat kata-kata seorang artis yang beberapa tahun ini berhijrah:

Kebahagiaan adalah ujian

Kesulitan adalah ujian

Lalu saya teringat pada perjuangan perempuan-perempuan lain di luar sana, yang diberi ujian lebih lebih lebih berat.

Dan mungkin ujian saya kali ini cuma seujung upil. Upilnya bayi pula.

Ya allah..kuatkanlah pundakku, kuatkanlah dadaku, kuatkanlah perasaanku. Untuk menerima ujian darimu

#onedayonepost #sedih #ujian

(Visited 1 times, 1 visits today)
tempo gelato - ayunafami;ly.com

Ibu tiga anak. Pecinta martabak coklat-keju. Suka menulis biar enggak histeris 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *