MARI BERKENALAN DENGAN CANVA

All Hail untuk para pencipta Canva!

  • – Madam A –

Canva itu apa? Apakah temannya spageti dan Pizza? Begitu pikir saya dalam hati saat pertama kali mendengar tentang sebuah aplikasi bernama Canva. Maklum, namanya juga Ibu Rumah Tangga yang biasanya hanya sibuk sama pekerjaan domestik, jadi untuk hal-hal beginian saya enggak begitu ngeh. Tapi itu kejadian jaman dulu sih, ketika saya belum mengenal dunia blog.

Terus, setelah mulai rajin ngeblog jadi paham tentang Canva gitu? Rrrr… ya enggak gitu juga sebenarnya, hahaha. Sampai sekarang kalau ngomongin tentang desain layout dan kawan-kawannya tetep aja pusing dan mules. Maka dari itu, senang sekali rasanya karena pada hari Sabtu tanggal 27 Mei kemarin saya berkesempatan menghadiri sebuah acara yang diselenggarakan oleh Komunitas ISB yang bertema “Easy Step For The Perfect Website Layout”.

Acara keren ini menghadirkan pembicara seorang dedek gemes bernama Dama Vara. Sekilas info yang tidak penting, Dama ini usianya masih 22 tahun loh. Keren ya, masih semuda itu tapi ilmunya udah kelas berats! Kalau dibandingin sama saya yang cuma sedotan ale-ale ini rasanya… ah, sudahlah, hihihi.

Dama in action

Oke, daripada ngelantur kepanjangan saya akan coba tuliskan kembali sedikit ilmu yang kemarin sempat di dapat dari Dama. Fyi, Dama pernah mendapatkan beasiswa dan menghadiri workshop di bidang IT dan desain yang diselenggarakan oleh Mozilla sampai ke Amerika. Ish, keren kali kau nak! Emak yang satu ini cuma bisa ngiler liat foto-foto serta ceritanya.

PERSONA DAN BLOGGING

Di awal pemaparannya, Dama menjelaskan tentang yang namanya persona. Dalam ilmu desain, persona adalah customer yang hendak kita penuhi kebutuhannya dari desain yang kita buat. Bahasa mudahnya mungkin sebutan bagi klien. Sebaliknya, di dunia blogging persona sangat erat kaitannya dengan kategori pembaca per postingan. Sementara itu, persona sendiri ada dua yakni primer dan sekunder.

Persona primer adalah persona utama yang akan kita puaskan (((PUASKAN))) dengan postingan kita.  Sedangkan persona sekunder adalah pembaca lain yang bukan target utama dari postingan kita, tapi tetap merasakan manfaatnya. Baiklah,  biar enggak mumet kita coba pakai contoh aja ya.

Suatu Hari, Dama membuat sebuah postingan berjudul “Siapa Bilang Mahasiswa Tidak Bisa Traveling? Ini dia 10 Tips Traveling Berbudget Murah”. Kalau dari judul itu, bisa tebak siapa kira-kira persona primernya? Tentu saja anak-anak muda yang pengen traveling tapi kantongnya tipis. Sedangkan persona sekundernya adalah mereka yang berbudget rendah tapi masih ragu-ragu untuk traveling. Saya, misalnya *hayah*

DESAIN SEBAGAI PENJERAT

Saya yakin warga negara Indonesia tahu pepatah ini : Apa yang dilihat oleh mata akan turun ke hati. Ternyata pepatah ini berlaku juga loh untuk urusan ngeblog. Karena blog yang visualnya menarik akan menjadi jaring pertama yang sanggup menjerat rasa penasaran pembaca.

Selain itu, desain juga memudahkan kita lebih memahami isi tulisan. Adanya gambar atau layout blog yang sesuai ternyata bisa memangkas waktu yang dibutuhkan oleh pembaca untuk memahami informasi.

Tidak hanya gambar, judul juga ternyata perlu desain loh! Dama mengatakan bahwa selama ini dia melihat banyak blogger menggunakan font dekoratif pada judulnya. Nah, sedikit tips yang perlu disimak; untuk judul baiknya gunakan font non dekoratif. Bila memang ingin tampilannya terlihat lebih eye catching, ont non dekoratif bisa dipakai untuk salah satu kata saja.

LET’S MAKE FRIEND TO CANVA!

Seperti yang sudah saya tuliskan di atas, saya adalah seorang Ibu Rumah Tangga dengan pekerjaan domestik yang seabrek-abrek. Bagi saya, membuat gambar dengan desain yang unyu-unyu disela waktu menyuapi atau mengganti popok anak tentu cukup sulit. Terutama kalau memakai tools photosop, langsung kibar bendera putih deh. Bikin mules cyin!

Untungnya, ini tahun 2018 di mana banyak orang-orang baik membuat aplikasi yang baik, salah satunya Canva. Duh, beneran deh aplikasi yang teman-teman bisa download di playstore ini sangat emak-emak friendly. Saya tidak perlu menjadi orang dengan latar belakang desain untuk menghasilkan kreasi gambar-gambar yang sangat wow.

Saya sendiri sudah beberapa kali menggunakan aplikasi ini untuk membuat kover postingan blog, edit foto, dan membuat quotes ala-ala. Karena saya sudah belajar, diajarin sama Dama kemarin itu. Mungkin saya bisa jelasin sedikit di sini ya *uhuk

  1. Setelah donwload, sok buka atuh aplikasinya
ayunafamily.com - canva 1
Ini tampilan Canva kalo kita buka aplikasinya di Hape

Di Canva, sudah tersedia ukuran-ukuran gambar yang macam-macam sekali. Kita tinggal pilih, mau buat facebook post, instagram post atau bahkan twitter post. Temanya juga banyak, ada foof, traveling sampai hal-hal yang absurd.

2. Ketuk bagian Text untuk mengubah font, ukuran font, foto dan lain sebagainya

ayunafamily.com - canva 2
Pokoknya tinggal ketuk

Udah, cuma dua hal itu aja kok. Dari sana nanti kita bisa mengubah foto ataupun desain layout lain seperti yang kita inginkan. Ini adalah contoh quotes untuk instagram yang pernah saya buat hanya dalam waktu lima menit dengan menggunakan Canva.

ayunafamily.com - canva 3
Gokil enggak?

Nah, yang penasaran sangat dipersilakan untuk segera mengadakan aplikasi ini di hape dalam waku sesingkat-singkatnya.

CNI DAN BISNIS ONLINE

Selesai dengan pelatihan tentang layout dan praktek langsung membuat sebuah gambar dengan Canva kami lanjut berbuka puasa. Sambil menikmati hidangan, mas Gusti Alendra, Marketing Support dari CNI mengajak kami semua ngobrol santai.

Kata beliau di jaman milenial seperti sekarang ini potensi bisnis online sangat besar. Tidak pernah terbayangkan bahwa profesi-profesi seperti blogger, youtuber ataupun vlogger bisa menjadi sumber penghasilan. Hampir semua barang juga bisa dijual secara online, barang loh ya bukan hati atau perasan.

CNI pun tidak mau ketinggalan gerbong, kini semua produk dari CNI bisa kita cari dan beli secara online dari GeraiCNI.com , eh udah pada tau pastinya kan? Di situs itu kita juga bisa mendapatkan informasi lengkap tentang barang-barang yang mau kita beli. Tinggal klik-klik, transfer terus duduk manis sambil nunggu barang datang deh.

Nah, buat teman-teman blogger yang kepengen punya penghasilan lebih bisa bergabung ke program affiliate yang diadakan oleh pihak CNI. Ssstttt, mas Gusti bilang keuntungan yang bisa diraih oleh member yang bisa memasarkan itu jauh dari kata receh loh. Menarik banget kan?

Nah, gimana menurut teman-teman? Sudah dicoba belum membuat gambar dengan Canva? Sudah lebih paham sekarang siapa target primer dan sekunder dari tulisan kita? Boleh dong berbagi sama saya pengalaman teman-teman semua saat berkutat dengan layout maupun desain di blog masing-masing 🙂

 

P.S : Yang penasaran sama Dama apakah dia masih single dan available atau udah taken bisa langsung kepoin akun instagram ataupun twitter doi ya di @justdamavara 🙂

P.P.S : Sedangkan yang penasaran sama saya boleh kok add FB, instagram ataupun twitter *disepak

Jangan lupa, baca tulisan saya yang lain : Prabu Steak Tebet, Harga Ndlosor Rasa Puol

2 Replies to “MARI BERKENALAN DENGAN CANVA”

  1. Gokil ga???

    Gokil bangetttt,, hastagaaa! Mba Ajeng, tak kusangka takkuduga, wkwkwk

    Btw, Canva andalan banget buat mamak2 gaptek macam saya tapi ingin terlihat canggih, bikin layout ini itu kaya yg bisa padahal mah tinggal ganti tulisan doank yak, hihi

    1. eh kenapa? Tak disangka diriku ini begitu koplaknya ya, muahahahaha! aku pake dua sih mbak, ada canva ada befunky. Tergantung kebutuhsn mau pake yang mana. Tapi canva memang paling mudah walau loadingnya lamaaa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *