MENGENAL MONTESSORI, BERSAMA MONTESSORI HAUS ASIA

montessori haus asia - ayunafamily.com

“I’m pretty sure that i’m falling for Montessori method, like really hard. Thank you Montessori Haus Asia”

  • – Madam A –

“Sana masuk kelas, bawa bukunya terus baca”

“Bu, kenapa anak saya membacanya kok enggak lancar-lancar, masih di halaman itu aja berhari-hari?

“Bu, kenapa tulisan anak saya masih jelek banget ya? Enggak rapi, pathing pletot (berantakan) gitu?”

“Bu, tolong anak saya dikasih PR setiap hari saja. Mulai dari menulis, penjumlahan dan pengurangan supaya mereka enggak nonton TV terus.”

“Bu maaf, kalau bisa kegiatan-kegiatan di luar saat pagi itu ditiadakan saja, diganti dengan menulis dan belajar berhitung.”

“Bu, saya ini kepengen anak saya masih sekolah itu. Tesnya banyak banget, harus bisa nulis didikte, penjumlahan dan pengurangan dua digit, iqro sekian dan hafalan surat pendek sampai surat sekian. Kalau di sekolah cuma main-main terus, anak saya nggak akan lolos tesnya.”

MASA KETIKA BELUM KENAL MONTESSORI

Sebagai seorang guru TK, saya kerap sekali mendapatkan pesan seperti itu dari para orang tua murid. Saya sempat shock. Maklum, saat itu untuk pertama kalinya saya mendapat amanah untuk mengajar anak-anak usia dini. Bayangan saya tentang keseruan bermain sambil belajar bersama mereka terwujud sih, hanya saja ketika harus menghadapi kenyataan pendidikan jaman now… saya hanya bisa menggigit bibir dan mengelus dada.

 

Entah siapa dan bagaimana awal mulanya, saat  ini melakukan seleksi pada proses penerimaan siswa baru di level SD adalah hal yang jamak. Orang tua ketar-ketir anak-anak mereka tidak bisa diterima dan mendapat label bodoh. Posisi sekolah TK menjadi terjepit! Mengajarkan calistung kok kasihan , tidak mengajarkan maka sekolah tidak laku. Pada akhirnya anak-anaklah yang kemudian menjadi korban dari sistem lingkaran setan ini.

montessori haus asia - ayunafamily.com
membaca harusnya menjadi sesuatu yang menyenangkan

Bayangkan, anak-anak usia 4 dan 5 tahun yang masih piyik itu sudah dipaksa mengerjakan worksheet berlembar-lembar, membaca suatu hal yang tidak mereka pahami dan menghitung sesuatu yang abstrak alih-alih memuaskan hasrat mereka untuk bermain. Parahnya, saya juga kok turut menjadi bagian dari “bencana” tersebut. Batin saya berperang. Memilih menyerah,  setelah melahirkan anak kedua surat resign saya layangkan.

Niat mulia untuk mengajari anak dengan metode yang cocok tertunda karena saya kembali hamil saat usia anak kedua sembilan bulan. Alasan saja sih sebenarnya. Padahal ya karena  malas dan berfikir tidak akan mampu lha wong enggak punya ilmunya. Akhirnya saya kembali pada pilihan untuk menyekolahkan anak. Namun kali ini, saya mencari sekolah yang fokus kepada masa-masa bermain anak.

Apakah selesai sampai di situ? Oh tidak dong. Semakin saya membaca dan mencari tahu semakin saya menyadari kalau selama ini sudah salah langkah banget. Bukan anak yang harusnya belajar, tapi orang tuanya, camkan hal ini wahai kisanak!

MENGENAL MONTESSORI

Akhirnya sebulan kemarin dengan bermodal buku dan internet saya mulai belajar tentang Montessori di rumah dengan agak seriyes, eh serius maksudnya. Belajarnya benar-benar dari nol walau dengan bahan ala kadarnya. Saat itu saya hanya bisa berdoa, mengharap akan ada kesempatan di mana saya dapat bertemu langsung dengan praktisi montessori yang sudah profesional.

Dan Allah maha baik. Doa saya dijawab dengan begitu cepatnya.

montessori haus asia - ayunafamily.com

Yah, pepatah yang mengatakan bahwa kita akan selalu bertemu dengan apa yang kita cari itu sangat benar sih. Qadarullah, pada hari minggu tanggal 22 Juli 2018 yang lalu saya terpilih menjadi salah satu blogger yang diundang untuk menghadiri acara yang diadakan oleh Momblogger Community dan Montessori Haus Asia. Dilihat dari nama penyelenggaranya saja teman-teman pasti bisa menebak kami akan membahas apa. Yap, montessori!

Saking bahagianya, saya sampai bilang ke suami “Ay, walau ada hujan badai, insya Allah aku akan tetep usahain dateng ke acara ini!”. Suami saya hanya bisa memutar bola mata melihat semangat istrinya yang berapi-api.

Setelah sempat menemui beberapa kendala di stasiun,  akhirnya saya tiba  di Green House Coworking Space, Lantai 25 Gedung Multivision Tower, Kuningan, Jakarta Selatan. Jujur ya, sebagai seorang ibu rumah tangga yang selama ini seringnya di rumah saya merasa kayak upik abu saat datang ke acara ini, minder gitu. Akan tetapi, tanggapan dari teman-teman sesama blogger dan Montessori Haus Asia luar biasa ramah dan friendly. Saya langsung merasa nyaman.

montessori haus asia - ayunafamily.com
duduk di meja yang sudah disiapkan sesuai namanya

 

Begitu masuk, ruangan sudah ditata sedemikian rupa. Saya mencari meja dengan nama saya yang tertulis di dalam kartu. Sebelum acara dimulai saya juga menyempatkan diri untuk memotret berbagai apparatus/material montessori yang dipajang di tengan ruangan. Asli, saat itu tangan saya gatel banget pengen ambil kresek buat bungkus terus bawa pulang, muahahahaha.

montessori haus asia - ayunafamily.com montessori haus asia - ayunafamily.com

montessori haus asia - ayunafamily.com
apparatus montessori

Apa itu  Montessori Haus Asia ?

PT. Montessori Haus Asia Indonesia didirikan oleh seorang wanita enerjik yang sangat luar biasa, Miss Rosalyn pada tahun 2017. Lembaga yang bergerak di sektor pendidikan informal ini menyediakan serangkaian paket  lengkap untuk para guru, orang tua, sekolah ataupun pengusaha yang tertarik untuk belajar dan menerapkan Metodologi Montessori di sekolah mereka.

 

montessori haus asia - ayunafamily.com
Miss Rosa, founder MHA Indonesia

Memang tak bisa dipungkiri bahwa beberapa tahun belakangan ini, istilah montessori mulai terdengar gaungnya. Bagi Montessori Haus Asia atau disingkat MHA sendiri, pengalaman bertahun-tahun menunjukan bahwa montessori kini sudah menjadi gaya hidup. Orang mungkin mengira montessori itu sangat ribet, padahal Montessori Made simple. Montessori memudahkan banget loh.

Oh iya, sebelum hadir di Indonesia Montessori Haus Asia hadir terlebih dahulu di Singapura, pendirinya adalah Mr. Allan Ang. Kejutan besarnya, Mr. Allan hadir langsung loh di acara ini sebagai keynotes utama, keren

MENGENAL FILOSOFI MONTESSORI

Setelah bergerak dengan ice breaking dari Miss Rosa supaya kami tetap semangat, Mr. Allan mengambil alih perhatian seisi ruangan. Dengan energi yang tampak meluap, beliau bertanya kepada kami semua. Apa arti Montessori bagi kami?

montessori haus asia - ayunafamily.com
Mr. Allan Ang

 

Jawaban-jawaban bermunculan. Ada yang mengatakan bahwa montessori identik dengan kata-kata seperti educating, fun, games, brave bahkan special needs. Beliau terus memancing jawaban sampai akhirnya bertemu dengan kata Home alias rumah. Ini penting sekali, karena salah satu tujuan MHA hadir di Indonesia adalah untuk menginformasikan bahwa montessori tidak hanya terbatas untuk golongan atas. Montessori for everyone. 

Metode montessori justru sangat bisa dan harus diaplikasikan sejak di rumah. Karena itulah Montessori Haus Asia  mengadakan pelatihan bagi para pendidik agar metode ini dipahami sebagai sesuatu yang affordable dan acceptable. Masih banyak orang salah kaprah, bahwa montessori harus selalu dikaitkan dengan uang dan material yang mahal. Montessori bukan tentang how much money we have or we don’t have. Montessori tidak sedangkal itu kawan.

Saya bisa memahami kenapa Montessori Haus Asia mengangkat tema besar Nurture The Nature, Montessori Approach in Parenting Your Children untuk workshopnya. Itu karena filosofi Montessori sesungguhnya sangat dalam. Montessori is about the love, the care and the warmth. 

montessori haus asia - ayunafamily.com

Dan di mana kita bisa memberikan itu semua? Yak betul, di rumah. Itulah sebabnya metode montessori sangat erat kaitannya dengan ilmu parenting. Dua hal ini bagaikan lem dan perangkonya, tidak bisa dipisahkan. Apalagi saat sayang-sayangnya.

Selama dua jam lebih menyimak pemaparan Mr. Allan, saya merasa bagai tertampar dan tersengat arus listrik. Tak jarang saya menundukan kepala, merasa malu karena hal-hal yang diungkapkan beliau benar adanya. Dalam islam kita memahami betul bahwa seorang bayi dilahirkan fitrahnya adalah baik. Kita begitu sering marah-marah dan mengkomplain segala tingkah laku mereka yang selalu tampak salah di mata kita. Padahal mereka seperti itu ya bisa jadi karena menduplikasi perilaku dan cara hidup kita kan?

PLAK!

Mari kita ambil contoh keluhan-keluhan orang tua yang sempat saya tulis di atas. What parents always do is complaining. Anak tidak bisa membaca, yang salah gurunya atau anaknya. Anak tidak bisa menulis, lagi-lagi yang salah gurunya atau anaknya. Padahal  menurut metode montessori, hal penting yang harus dilakukan sebelum meminta anak menulis adalah  menguatkan otot-otot jemarinya agar merangsang kinerja motorik halus. Dengan cara apa? hanya satu cara, yaitu stimulasi.

montessori haus asia - ayunafamily.com
kegiatan memeras spons untuk menguatkan otot tangan kanan Luna

 

Stimulasi yang dilakukan  bisa macam-macam, seperti kegiatan menuang, menyendok, meronce, mengulek dan beragam kegiatan lain. Mudah sekali sebenarnya karena memang berkaitan dengan praktek kehidupan sehari-hari. Hanya, kita sebagai orang tua (termasuk saya saat jaman jahiliyah dulu) menganggap itu semua adalah sesuatu yang tidak penting, merepotkan dan mengotori rumah. Oh satu lagi, enggak keren blas!

PLAK KEDUA!

Nah, Mr. Allan bertanya lagi kepada kami. Orang tua lebih senang kalau anak bisa mengucapkan kata astronaut or spoon? Sambil tersenyum beliau bisa menebak bahwa kami memilih kata astronaut. Tentu saja karena kata tersebut terdengar lebih fancy. Namun, tahukah kalian kalau montessori pasti akan memilih spoon? Adakah yang bisa menebak alasannya?

Yap, karena memahami spoon lebih baik dan penting bagi anak-anak dibanding memahami astronaut.

Inilah kenapa saya memilih untuk mendalami Montessori. Konsep pembelajarannya amat  mudah dilakukan  di manapun.

Follow the child

Saya sangat terbantu dengan konsep Follow The Child yang diungkapkan oleh Mr. Allan di dalam sesi workshopnya. Konsep ini membantu  mengendalikan ego saya sebagai orang dewasa untuk mengatur segala perbuatan anak-anak.

Sebagai contoh,  kemarin saya mengajak Luna (2 tahun 2 bulan) untuk menggambar. Saat saya menggambar rumah dia terlihat  tidak tertarik dan lesu.  Baiklah, saya memilih untuk berhenti dan  beralih melakukan hal lain seperti bermain bola. Ketika bermain, saya mendengar  dia menyenandungkan lagu favoritnya: ambilkan bulan bu.

Setelah berpikir selama kira-kira semenit, saya kembali mengambil kertas dan crayon. Saya menunjukan pada Luna gambar bulan dan bintang. Tidak lama dia mulai ikut mengambil crayon dan mulai menggores-gores di kertas dengan antusias. Yes, berhasil! Hari itu kami belajar banyak hal tentang bulan, bintang, awan dan betapa tingginya langit.

Saya menyadari betul bahwa konsep follow the child memaksa saya belajar mempertajam indra sebagai orang dewasa untuk mengartikan setiap perilaku anak sebagai cara dia memenuhi kebutuhannya, dan memanfaatkan hal tersebut untuk mencapai tujuan kita.

montessori haus asia - ayunafamily.com
source : pixabay

Oh iya, namun ini bukan berarti kita membebaskan anak sebebas-bebasnya yak. Bagi saya konsep ini tetap memiliki batasan, salah satu tolak ukurnya adalah keamanan dan sopan santun. Misalnya saat Aylan (9m) mengeksplorasi batu dan hendak memasukan itu ke mulutnya, tentu saja saya langsung mencegah. Juga saat Aylan hendak mengobrak-abrik makanan dalam toples di rumah tetangga, saya tentu menghentikannya.

Let them be a leaders

Bagaimana montessori memandang anak-anak dalam didikannya? Mr. Allan mengatakan sebelum memulai metode ini, kita wajib membuang ego kita sebagai selfish adults yang merasa tahu segalanya dan beralih menjadi STAGES BUILDER.

Saya paham kalau untuk melakukan hal ini tidak mudah. Sebagai orang tua, naluri kita untuk selalu khawatir pada anak memang tak terelakan. Tapi, ketika kita bersedia untuk mundur sedikit dan memberi kesempatan pada anak serta mempercayainya maka yakinlah bahwa hasilnya luar biasa!

montessori haus asia - ayunafamily.com
source : picturequotes

Tips dari Mr. Allan agar lebih ikhlas saat menaruh ‘trust’ pada anak adalah pertama, have faith in them. Ubah mindset kita bahwa anak mampu dan bisa melakukan tugasnya sendiri.  Kedua, accompanying alias temani. Maksudnya, kebersamaan kita di sini adalah sebagai pengamat, penjaga dan observer.

TIGA POIN PENTING DALAM MONTESSORI

Seperti yang kita ketahui, sejak usia dini anak-anak paling mudah menyerap pengetahuan justru dari lingkungan tempat tinggal. Kita, sebagai stages builder berperan sangat penting untuk membuat anak mengenal bahwa lingkungan rumah bisa memberikan stimulasi-stimulasi paling dasar.

Karena itulah Mr. Allan mengatakan bahwa orang tua wajib memahami tiga hal ini, yaitu ;

  • Everything in environment has a name
  • Everything in environment has a usage
  • Everything in environment has a place

Selain semua hal di atas, kita juga perlu mengetahui lima area yang wajib diajarkan pada anak. Metode Montessori membaginya seperti;

  1. Practical Life atau praktek dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya makan dan minum sendiri.
  2. Sensory. Area ini biasanya berhubungan dengan permainan.
  3. Language alias bahasa. Biasanya, pada usia 2 tahun anak akan mengalami ledakan bahasa. Area ini perlu diperhatikan karena akan menjadi pijakan dari area selanjutnya yaitu
  4. Math atau Matematika
  5. Cultural atau budaya

Kelima hal ini perlu diajarkan secara bertahap, tidak bisa dikarbit. Alasannya logis banget, tidak mungkin seorang anak memahami matematika jika sebelumnya dia tidak bisa bicara kan?

WHAT THE HAND DOES, THE MIND REMEMBER

Dalam kesempatan yang sama, Miss Rosa menunjukkan bagaimana belajar matematika/penjumlahan dengan metode Montessori. Beliau memperlihatkan sebuah kubus yang disebut dengan one thousand cube, sebuah lempengan one hundred square, untaian manik-manik one ten dan sebuah manik-manik bernama one unit.

montessori haus asia - ayunafamily.com
Belajar matematika dengan sesuatu yang kongkrit

Kami semua menganga. Saya takjub sekali melihat bagaimana mudahnya memberikan penjelasan dengan detail dan gamblang konsep satuan, puluhan, ratusan bahkan ribuan kepada anak-anak dengan sesuatu yang kongkrit. Iya, dalam memahami matematika anak-anak sangat membutuhkan sesuatu yang nyata dan terlihat bukan hanya sekedar imajinasi.

KENAPA HARUS MONTESSORI HAUS ASIA?

Teman-teman yang selama ini kesulitan mencari Jakarta Montessori sekarang bisa merasa tenang karena MHA sudah hadir di sini. Kita, akan diajari lansung oleh Miss Rosa dan Mr.Allan dari Singapore tentang bagaimana bermain dan menerapkan Montessori di rumah. 

montessori haus asia - ayunafamily.com

Saya yakin dari uraian yang sangat panjang di atas, kita tidak akan ragu lagi bahwa baik Mr. Allan maupun Miss Rosa merupakan orang-orang yang memang sudah sangat fasih dengan Montessori luar dalam. Bukankah cara belajar paling baik adalah dengan mereka yang memang kompeten di bidangnya?

montessori haus asia - ayunafamily.com
Montessori Haus Asia, terbaik di bidangnya

 

Selain itu, Montessori Haus Asia juga menyediakan berabagai layanan training mulai dari yang hanya 1,5 jam sampai diploma profesional 208 jam. Karena semuanya ini disupport langsung oleh Montessori Haus Asia Singapore maka kualitas belajarnya jelas terjamin dong.

– Untuk informasi lebih lengkap, kita bisa jalan-jalan ke

– IG : MontessoriHausAsia

– Website : http://www.montessorihausasia.com/

– Nomor telepon : 081398674378

– Alamat Kantor : PT. Montessori Haus Asia Indonesia, Multivison Tower Lantai 25, Jalan Kuningan Mulia Lot9B, Jakarta Selatan

Untuk-program-program bersertifikat yang diadakan adalah :

  • Proffesional Diploma in Early Years Montessori & Entepreneurship
  • Professional Certificate in Early Years Montessori & Entepreneurship
  • Certicate Basic Montessori

Sssst, saya akan berbagi sedikit rahasia di sini, Miss Rosa bilang bahwa Montessori Haus Asia sering mengadakan diskon hingga empat juta rupiah untuk pendaftaran di hari tertentu loh!

TRIAL BOX

montessori haus asia - ayunafamily.com
trial box

Saat hendak pulang, Montessori Haus Asia membekali kami semua dengan sebuah trial box “Montessori Made Simple”. Ada tiga aktivitas yang bisa kita lakukan dengan trial box ini yaitu menanam kacang hijau, mengamati siklus hidup kacang hijau dan permainan angka 1-10.

montessori - ayunafamily.com
isi dari trial box

Trial Box yang merupakan kerja sama Montessori Haus Asia dan Game Montessori ini memiliki banyak manfaat. Salah satu di antaranya membuat anak-anak memahami siklus hidup tumbuhan, menambah kosa kata serta memperkuat otot tangan.

Saya berharap anak-anak akan semakin menyayangi dan bertanggung jawab kepada  lingkungan hidup ketika mereka bisa menumbuhkan dan merawat sesuatu.

PARA PENDUKUNG

Nah, tentunya sebuah workshop tidak akan berjalan sukses kalau tidak didukung oleh hal-hal penting seperti makanan dan minuman yang setia mendampingi kan ? Yuk, kita tengok apa saja sih yang membuat workshop ini semakin semarak

INTERLAC

Interlac adalah produk suplemen probiotik satu-satunya di Indonesia yang mengandung  Lactobacillus reuteri protectics. Produk ini  telah teruji secara klinis mampu meningkatkan daya tahan tubuh jika dikonsumsi secara teratur. Cara kerja interlac adalah dengan  meningkatkan bakteri baik dalam saluran cerna dan memperbaiki sistem pencernaan secara keseluruhan.

montessori haus asia - ayunafamily.com
interlac prebiotics untuk keluarga

Bakteri baik dalam interlac juga melawan bakteri jahat penyebab penyakit di dalam usus. Usus ternyata merupakan organ pencernaan yang memiliki peran penting dalam kesehatan.

Interlac terjamin keamannya untuk semua usia, mulai dari bayi lahir sampai orang lanjut usia karena sudah mendapatkan predikat kemanan tertinggi, Generally Recognized as Safe (GRAS) dari FDA Amerika Serikat.

montessori - ayunafamily.com
booth interlac di acara workshop

Pemberian Interlac untuk bayi baru lahir terbukti aman dan efektif meningkatkan imunitas. Selain itu juga dapat membantu mencegah dermatitits atopik serta infeksi.

Pilihan pemakaian interlac juga bervariasi sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Interlac Drops digunakan untuk bayi, sachet untuk bayi dan anak, tablet kunyah untuk anak-anak dan dewasa.

Untuk informasi selengkapnya, silakan meluncur ke interlac prebiotics

D’GRANOLA

Selama ini saya tidak begitu ngeh dengan yang namanya camilan sehat. Saat pertama kali mendengar kata granola, pikiran saya langsung melayang ke arah bekatul. Tapi semua pikiran itu sirna saat berkenalan secara langsung dengan d’granola yang merupakan produk dari healthy.food.corner.

montessori haus asia - ayunafamily.com
granola yang rasanya sangat nyamnyam

Snack ini berisi bji-bijian panggang gabungan rolled oat, biji labu, biji bunga matahari, cranberry, raisin, kurma madu, kayu manis, extra light olive oil dan himalayan salt. Sudahlah isinya menyehatkan, rasanya juga sangat lezat. Saya bersama anak-anak menikmati sekali saat-saat nyemil d’granola.

Teman-teman yang ingin mencoba bisa langsung cek IGnya di healthy.food.partner  atau melalui akun resminya di shopee  healthyfoodpartner. Untuk varian rasanya ada Banana, original dan coklat dengan rentang harga 40.000- 70.000 .

AYAM GEPUK MPO ONENG

Madam, yakin kuat ikut workshop tanpa makan siang? Nah, ini nih makan siang istimewa yang disediakan penyelenggara : Ayam Gepuk Mpo Oneng. Rasanya ayamnya yammi, nasinya pulen dan sambelnya maknyos!

montessori - ayunafamily.com
ayam gepuk mpo oneng. sambenya mantaps!

Packagingnya cantik dan ramah lingkungan karena terbuat dri kertas berkualitas. Teman-teman bisa  kepoi dan pesan  IGnya di ayamgepukmpooneng. Nah,  kalau ingin makan di tempat langsung bisa kunjungi  outletnya yang  ada di  Jl Kencana Loka blok J5 no 8 (waroeng Hangout) BSD (Outlet 1) dan  Bukit Dago Cluster Pasadena Blok F8 no 12 (outlet 2) 

Oatmilk Toru.Id,  Makkeik & Babahgemoek

Madam, yakin kenyang dengan nasi dan air putih aja? Wkwkwkwk, tentu saja tydak! Tenang, karena selain makan siang penyelenggara juga paham banget dengan kebiasaan emak-emak yang enggak bisa berhenti ngunyah ini. Jadi kami disuguhi minuman sehat yaitu oatmilk dari Toru.id , Kue pepe pelangi dan rasa coklat dari Babahgemoek dan  macaroni shchoutel dari Makkeik

montessori - ayunafamily.com
kue pepe dan mac schoutel
montessori - ayunafamily.com
oatmilk toru.id

KETIKA KESERUAN HARUS BERAKHIR

Waktu terus berjalan sampai akhirnya kami pun harus berpisah. Walau sebenarnya saya pengen sekali bilang “lagiii, lagiiii.” Alhamdulillah, sekarang pikiran menjadi semakin luas dan terbuka. Tidak hanya ilmu yang di dapat tapi juga bisa mengenal makanan serta snack-snack sehat kekinian yang rasanya enak dan recommended.

montessori haus asia - ayunafamily.com
foto bersama momblogger community dan MHA

 

Last but not least, jangan lupa kalau ingat tiga hal ini :Montessori made simple, Montessori bersama anak, Montessori for everyone selalu ingat Montessori Haus Asia.

Terima kasih banyak atas kesempatannya Momblogger Community dan Montessori Haus Asia. Jangan pernah kapok mengundang saya *halah

Disclaimer : foto-foto yang digunakan dalam tulisan ini sebagian merupakan koleksi pribadi penulis, website resmi produk sponsor, teman-teman di Mom Blogger Community dan Montessori Haus Asia. Kiss Kiss :*

Baca juga : kerennya gundam di gunpla expo

 

 

 

 

Continue reading “MENGENAL MONTESSORI, BERSAMA MONTESSORI HAUS ASIA”

MEMAHAMI PENTINGNYA SEX EDUCATION

sex education - ayunafamily.com

Awas aja kalau sampai ada yang bilang belajar sex education itu enggak penting. Ini jaman edan woi !

– Madam A –

SEX EDUCATION : TABU DAN SARU

Beberapa waktu yang lalu,  saya dan teman-teman mengadakan kelas parenting yang membahas tentang sex education bersama ibu Safithrie Sutrisno. Tidak lama setelahnya, saya iseng ingin berbagi sakuprit cerita dengan  membuat sebuah instastory di instagram. Pada tayangan awal, sebuah pertanyaan pun dilempar ; Wahai para orang tua jaman milenial, seberapa penting sih bagi kalian memahami tentang sex education? 

Continue reading “MEMAHAMI PENTINGNYA SEX EDUCATION”